Mirip Narkoba, Dokter Jiwa Jelaskan Mengapa Judi Online Bisa Bikin Kecanduan!

Saat ini, 19 orang tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Mereka link asikqq dijerat dengan Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat dengan ancaman hukuman cambuk atau denda paling banyak 300 gram emas murni. Judi patologis ini, sudah mulai mengganggu fungsi kehidupannya. Yaitu fungsi pekerjaan, relasi, menjadi tidak produktif lagi. Kalau yang masih sekolah atau kuliah, sudah tidak melakukan kegiatan aktivitasnya dengan baik. Bagi yang sudah bekerja, sering mangkir dari pekerjaannya, sering menunda-nunda.

 

Uns Interior Link

 

Pasalnya, seseorang yang sudah kecanduan judi online dapat menyebabkan berbagai masalah. Dari judi online telah menimbulkan berbagai kasus mulai dari KDRT, perceraian, penipuan, bahkan pembunuhan. Psikiater Pusat Kesehatan Jiwa Nasional RS Jiwa dr. H. Mereka yang sudah kecanduan judi online ini itu dilakukan untuk menghindar dari masalah atau kondisi stres yang tidak nyaman.

 

Gagasan Awalnya Ditertawakan, Kini Rs Dan Kampus Muhammadiyah Berkembang Pesat

 

Dirut RSJ Marzoeki Mahdi Bogor menyebutkan, untuk para pecandu judi online ini tidak harus menjalani rawat inap, melainkan bisa dilakukan dengan cara rawat jalan. Anggota DPRD DKI Jakarta Cinta Mega viral lantaran diduga sedang bermain judi port saat rapat Paripurna. Namun belakangan Cinta Mega mengaku saat itu tengah bercanda dengan menunjukkan gawai miliknya yang bermain video game. Pengaruh kecanduan judi casino poker online terhadap aktivitas belajar mahasiswa di universitas syiah kuala. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik, 3( 4 ).

online gambling

Tren periklanan di media sosial. Jurnal Komodifikasi, 5, 5-20. Lubis DH & Syafrizal (2013) Judi online di kalangan mahasiswa kota pekanbaru studi kasus mahasiswa yang berdomisili di Kecamatan Tampan. Thesis, Universitas Riau, Pekanbaru. N. S. Putra, Judi sepak bola online dikalangan mahasiswa universitas Riau, Ć¢EUR Jom Fisip, vol. 4, no. 1, pp. 215, 2017.

 

Sudah mulai ada perilaku-perilaku yang melanggar norma, nilai, dan hukum. Misalnya dengan mencuri, berbohong, menjual barang-barang. Itu sudah mulai ada perilaku-perilaku yang ilegal namanya. Akibat perbuatannya para pelaku dijerat pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6, tentang hukum jinayat, dengan ancaman hukuman cambuk. ACEH UTARA, KOMPAS.TV – Inilah detik-detik saat tim gabungan Reserse Kriminal Polres Aceh Utara melakukan penelusuran disejumlah warung kopi di Aceh Utara. Westy, F. M., & Ridwan, M.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *